RESUME SISTEMATIKA
PENULISAN SKRIPSI
MAHASISWA/I  PAI/FTIK
IAIN PONTIANAK

NAMA : Deka safitri
NIM : 11901265
KELAS : I/D



NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK
PADA KISAH UWAIS AL QARNI
                                 SKRIPSI
Oleh:
UBAIDILLAH
NIM: 11511020

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI)
FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN (FTIK)
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) PONTIANAK
2019 M/1440 H


MOTTO

انما بعثت لاتمم مكارم الاخلاق
Artinya: sesungguhnya aku (Rasulullah Saw) di utus untuk menyempurnakan akhlak (HR.Baihaqi)
لقد كان فى قصصهم عبرة لاولى الالباب
Artinya: sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang yang mempunyai akal (QS. Yusuf:111)


ABSTRAK

UBAIDILLAH. 11511020. Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Pada Kisah Uwais Al Qarni: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Program Studi Pendidikan Agama Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak, 2019.
      Persoalan pendidikan akhlak hingga saat ini masih harus diutamakan, terlebih jika kita melihat kondisi akhlak umat akhir-akhir ini, saat ini umat islam mengalami kemerosotan akhlak. Dalam islam pendidikan akhlak ini akan menjadi petunjuk hubungan manusia dengan manusia maupun hubungan manusia dengan rabbnya, demikian juga sebaliknya pendidik mempunyai peran yang sangat penting dalam pendidikan akhlak anak, baik pendidikan di rumah atau di sekolah.
        Menyikapi fenomena tersebut salah satu cara yang tepat dalam pendidikan akhlak adalah melalui kisah. Pada penelitian ini peneliti mengambil judul Nilai-nilai Pendidikan Akhlak pada kisah Uwais Al Qarni.
        Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keteladan yang terdapat pada kisah Uwais Al Qarni dan menganalisis Nilai-nilai Pendidikan Akhlak pada kisah Uwais Al Qarni.
       Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan penelitian ini termasuk ke dalam jenis penelitian perpustakaan  (Library Research). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam lenelitian ini adalah analisis isi (Content Analysis),teknik analisis menurut miles and huberman dan teknik analisis komparatif.
       Hasil dari penelitian ini adalah pada kisah Uwais Al Qarni terdapat beberapa keteladanan dan nilai pendidikan akhlak didalamnya. 1. Kisah keteladanan Uwais Al Qarni yaitu kisah berbakti kepada ibunya, Uwais Al Qarni pergi ke Madinah, Uwais Al Qarni bertemu dengan Umar bi Khatab dan Ali bin Abi Thalib, Uwais Al Qarni wafat. 2. Nilai-nilai Pendidkan akhlak yang terkandung dalam kisah Uwai Al Qarni adalah berbakti kepada orang tua, tawadhu, zuhud, sabar dan cinta Rasul.
Kata kunci: Nilai-nilai, pendidikan akhlak, keteladanan, kisah Uwais Al Qarni.

DAFTAR ISI

LEMBAR PERNYATAAN..............................i
PERSETUJUAN PEMBIMBING....................ii
LEMBAR PENGESAHAN...........................iii
ABSTRAK....................................................iv
KATA PENGANTAR.....................................v
DAFTAR ISI...............................................vii
DAFTAR LAMPIRAN...............................viii
BAB I PENDAHULUAN................................1
A. Latar Belakang...........................................1
B. Fokus Penelitian........................................8
C. Tujuan Penelitian......................................8
D. Manfaat penelitian...................................8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.....................10
A. Penelitian Terdahulu.............................10
B. Kajian Teori..............................................11
BAB III METODE PENELITIAN................28
A. Pendekatan dan Jenis Penelitian........28
B. Sumber Data............................................29
C. Teknik Pengumpulan Data...................30
D. Teknik Analisis Data...............................32
BAB IV PAPARAN DAN ANALISIS DATA.37
A. Paparan Data............................................37
B. Pembahasan Nilai-nilai Pendidikan Akhlak Pada Kisah Uwais Al Qarni.............47
BAB V PENUTUP........................................57
A. Kesimpulan..............................................57
B. Saran..........................................................60
DAFTAR PUSTAKA....................................61
LAMPIRAN................................................64


KUTIPAN

1. Menurut Tirtarahardja (dalam Komariah, 2017:3) Lingkungan keluarga merupakan pusat pendidikan yang sangat penting dan menentukan, oleh karena itu tugas pendidikan keluarga adalah membantu para ibu dalam tiap keluarga dalam mendidik anak-anaknya dengan optimal.

2. Menurut Diah Ningrum (UNISIA, 37:38, Januari 2015:19) Seorang remaja adalah seorang risk taker atau individu yang senang melakukan perilaku yang beresiko. Sehingga bagj remaja, seks bebas adalah suatu yang menantang.

3. Menurut Encyclopedia Of Real Estate Terms (dalam Mulyana, 2011:8) Nilai berasal dari bahasa latin valere atau bahasa prancis kuno. Disatu sisi, nilai dibicarakan sebagai nilai ekonomi yang disandarkan pada nilai produk, kesejahteraan dan harga pada ha yang bersifat material. Sementara dilain hal, nilai digunakan untuk mewakili gagasan atau makna yang abstrak dan tak terukur dengan jelas. Nilai yang tak jelas dan sulit untuk di ukur antara lain keadilan, kejujuran, kebebasan, kedamaian dan persamaan.

4. Menurut Syahidin (dalam Rinawati, 2017:27) Dalam mengartikan pendidikan sebagai ta’lim, ta’dib dan tarbiyah bila merujuk pada istilah Al-Qur’an, kata yang tepat untuk mengartikan kata pendidikan adalah tarbiyah.

5. Menurut Rinawati (2017:30) Akhlak merupakan suatu situasi yang melekat pada psikis manusia berupa kehendak yang kuat dan melahirkan tindakan secara konstan dan berkelanjutan tanpa nemerlukan pemikiran-pemikiran.

6. Menurut Spradley (dalam Rinawati, 2017:22) Mengartikan data sebagai informasi yang diperoleh oleh subjek yang teliti. Data yang dimaksud dalam penelitian kualitatif adaah elemen pokok meliputi aktifitas, tempat dan faktor.

7. Menurut Sutrisna Hadi (dalam Rinawati, 2017:20) Penelitian perpustakaan memfokuskan pada menganalisa pada sumber data atau fakta serta beberapa teori atau literatur yang sesuai dengan judul penelitian yang ada pada sumber kajian pustaka. Penelitian pustaka merupakan penelitian yang dilaksanakan atas dasar teori lapangan, termasuk jurnal penelitian, yang telah di publikasikan.

8. Menurut Nasution (dalam Rovidawati, 2017:47) Teknis analisis data adalah proses penyusunan data agar dapat ditafsirkan yang berarti menggolongkan dalan suatu pola tertentu, kemudian diinterpretasikan (menafsirkan) dalam arti memberi makna dan mencari hubungan berbagai konsep yang telah dikumpulkan.

9. Menurut Weber (dalam Satori dan Komariah, 2009:157) Menyatakan bahwa analisis isi (content analysis) adalah analisis yang memenfaatkan seperangkat prosedur untuk menarik kesimpulan yang sahih dari sebuah buku dan dokumen.

10. Menurut Miles dan Huberman (dalam silalahi, 2012: 339-341) Kegiatan analisis data terdiri dari tiga alur kegiatan yang terjadi secara bersamaan, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Daftar pustaka

Isti Komariah. 2017. Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kisah Uwais Al Qarni (Telaah Hadits Riwayat Muslim). Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Salatiga.

Diah Ningrum. 2015. Kemerosotan Moral Dikalangan Remaja. UNISIA. XXXVII (80): 19-20.

Rohmat Mulyana. 2011. Mengartikulasikan Pendidikan Nilai, ALFABETA.

Rianawati. 2017. Kerjasama Guru dan Orang Tua dalam Pendidikan akhlak, Pontianak: TOP Indonesia.

Rovidawati. 2017. Nilai Pendidikan Birrul Walidain dalam Kisah Uwais Al Qarni. Skripsi. Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Ar-Rairy Banda Aceh.

Djam’an satori dan Aan Komariah.2009. Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: Alfabeta.

Ulber silalahi. 2012. Metode Penelitian Sosial, Bandung: PT Reflika Aditama.

Nasiruddin. 2010. Kisah Orang-Orang Sabar, Jakarta: Republika.

Muhammad Fauqi Hajjaj. 2011. Tasawuf Islam dan Akhlak, Jakarta: Amzah.

Iskandar. 2009. Metodologi Penelitian Kualitatif, Jakarta: Gaung Persada.












Komentar